Porosnusantara.co.id, Jawa Timur – Hasil inovasi dan pengkajian para peneliti Kementerian Pertanian, diharapkan dapat segera diimplementasikan oleh petani di lapang. Demikian pesan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Fadjri Jufri kepada para peneliti dan penyuluh BPTP Jatim dan Balitas, dalam rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur.
“BPTP adalah ujung tombak diseminasi dan transfer teknologi hasil-hasil peneliti litbang pertanian, bumikan varitas-varitas Badan Litbang di petani, juga inovasi teknologi lainnya melalui upaya transfer teknologi oleh litbang sendiri, jangan tergantung pada swasta,” ujar Fadjri, yang menyempatkan diri mengunjungi 3 unit kerja Balitbangtan di Malang Raya, yaitu Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jatim, Balai Pertanian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas), dan Balai Penelitian Jeruk dan Tanaman Subtropika (Balitjestro).
BPTP menurut Fadjri, sangat berperan dalam upaya mengenalkan varietas, teknologi budidaya dan alat mesin hasil riset para peneliti kepada petani di daerah.
Dr. Sudarmadi Purnomo, Penanggung jawab koleksi plasma nutfah BPTP Jatim menyampaikan, berbagai jenis koleksi jenis sayuran, padi-padian dan kacang-kacangan lokal yang potensial dimanfaatkan untuk pengembangan lebih lanjut tersedia disini.
“Kami menyambut baik tantangan Kepala Badan tersebut dan ingin menyalurkan benih seleksi yang dihasilkan untuk dapat dimanfaatkan secara lebih luas” ujarnya.
Selama ini, tambah Sudarmadi, benih BPTP Jatim sudah disebar ke seluruh Indonesia untuk dikembangkan maupun dimanfaatkan oleh para petani di Jawa Timur.
Sementara di Balittas, Fadjri menyempatkan memotivasi dan meminta para peneliti agar Balittas juga berkiprah lebih kuat lagi dalam menghasilkan varietas tanaman perkebunan yang menjadi mandat utamanya.






