Menurutnya, pesatnya distribusi karya cipta belum sepenuhnya diikuti dengan keselarasan aturan perlindungan dan pengelolaan hak cipta antarnegara. Karena itu, diperlukan dialog lintas negara untuk membahas berbagai persoalan tersebut.
“Kita dukung kegiatan ini sebab bertujuan untuk mengkolaborasikan pemerintah, pencipta, pemegang hak, LMK, pelaku usaha, dan pihak terkait guna menciptakan ekosistem hak cipta yang mampu mengikuti perkembangan teknologi,” kata Viva Yoga.
Ia menekankan kemajuan teknologi digital tidak seharusnya hanya memberikan keuntungan bagi pengguna. Karya cipta yang didistribusikan melalui berbagai platform digital juga harus memberikan nilai, penghargaan, serta keuntungan yang layak bagi pencipta dan pelaku industri kreatif.
Viva Yoga berharap perlindungan dan penghargaan terhadap hak cipta di era digital semakin baik sehingga pencipta dan pelaku usaha industri kreatif memperoleh manfaat dari perkembangan teknologi.
“Semoga dari dialog lintas batas ini mampu membangun ekosistem yang saling menguntungkan bagi semuanya dan di mana saja,” tuturnya.










