Pihak Madani menilai Jakarta sebagai kota yang ingin memiliki posisi global perlu memperhatikan keberadaan platform seni dan budaya yang telah memiliki jejaring internasional.
Warisan Madani Tidak Berhenti di Festival
Madani juga menyatakan program “Rimpang” tidak akan berhenti setelah rangkaian festival selesai.
Sejumlah program lanjutan disiapkan melalui pemutaran film, lokakarya, pelatihan, percakapan, kerja sama dengan pesantren, komunitas, festival lain, hingga kemungkinan pameran yang dapat berpindah ke berbagai tempat.
Dengan demikian, Madani ingin membangun jejaring yang terus bergerak sepanjang tahun, bukan hanya selama festival berlangsung.
Penyelenggara berharap semangat “Rimpang” dapat menjadi jaringan kolaborasi yang terus tumbuh, menyebar, dan mempertemukan berbagai komunitas seni serta kebudayaan.
Madani Film Festival 2026 juga mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan. Penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, pekerja seni, komunitas, serta media yang turut mendukung penyelenggaraan festival tersebut.






