Agama  

Konser Doa untuk Bangsa di TMII: Bunda Iin Sampaikan Firman, Serukan Indonesia Bangkit dan Menjadi Terang

 
 

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi umat agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan. Ketika jalan di depan tampak sulit, iman menguatkan seseorang untuk tetap berharap kepada Tuhan, mengambil langkah dengan keberanian, dan menjalankan tanggung jawabnya.

Jika Yesaya 60:1 menyerukan umat untuk bangkit dan menjadi terang, Keluaran 14:13–16 mengajarkan keteguhan ketika menghadapi tantangan. Kedua bagian firman tersebut membawa pesan tentang pengharapan, keberanian, dan kesediaan untuk terus melangkah.

 

Dalam kehidupan berbangsa, nilai-nilai itu dapat diwujudkan melalui sikap yang bijaksana, kepedulian terhadap sesama, serta komitmen untuk tidak menyerah dalam mengupayakan kebaikan bersama.

Leo David Paisa dan Obaja Reinhart Pimpin Pujian dan Penyembahan

Suasana kegiatan turut diwarnai pujian dan penyembahan yang dipandu oleh Leo David Paisa dan Obaja Reinhart. Keduanya merupakan nama yang kerap tampil memimpin pujian atau menjadi worship leader (WL) dalam kegiatan tersebut.

Peserta diajak berdiri, mengangkat tangan, dan memberikan yang terbaik kepada Tuhan melalui pujian serta penyembahan. Keterlibatan peserta menjadi bagian dari kebersamaan dalam mengekspresikan iman dan pengharapan bagi Indonesia.

Sementara itu, Ibu Eunike mengambil bagian dalam pelayanan tari yang turut mewarnai rangkaian acara.

Kehadiran pelayanan pujian, penyembahan, pemberitaan firman, dan tari memperlihatkan beragam bentuk keterlibatan dalam kegiatan rohani tersebut.

Dalam salah satu sesi, peserta juga diajak mengambil balon dan memecahkannya secara bersama-sama setelah hitungan ketiga. Makna khusus dari aktivitas tersebut tidak dijelaskan dalam informasi yang tersedia sehingga tidak ditafsirkan lebih jauh dalam pemberitaan ini.

 
Penulis: Supriyadi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *