Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Komite Sadar Sampaikan Lima Tuntutan kepada Pemerintah

 
 

Porosnusantara.co.id | JAKARTA — Sejumlah kawasan di Jakarta berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas pada Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi aksi penyampaian pendapat di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Monumen Nasional (Monas), dan Tugu Tani.

Melalui akun Instagram resmi TMC Polda Metro Jaya, kepolisian menginformasikan bahwa potensi kepadatan diperkirakan terjadi mulai pukul 10.00 WIB hingga aksi selesai. Pengaturan arus kendaraan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

 

Masyarakat yang hendak melintasi kawasan tersebut diimbau mengatur waktu perjalanan, menyiapkan rute alternatif, serta memantau informasi terbaru dari kanal resmi kepolisian.

Komite Sadar Gelar Aksi di Bundaran HI

Salah satu aksi yang direncanakan berlangsung di Bundaran HI digelar oleh Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Komite Sadar). Aksi tersebut menjadi kelanjutan demonstrasi pada 20 Oktober 2026.

Perwakilan Komite Sadar, Namoradiarta Siahaan, mengatakan aksi tersebut bertujuan mendesak pemerintah agar lebih bertanggung jawab dalam menjalankan mandat rakyat.

Menurutnya, masyarakat harus memiliki ruang untuk ikut menentukan arah pembangunan, mengawasi penggunaan anggaran negara, melindungi ruang hidup, serta menyampaikan kritik tanpa rasa takut.

Komite Sadar juga menyoroti janji politik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui Asta Cita. Mereka menilai komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui kebijakan nyata yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Namoradiarta turut mengingatkan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, khususnya kewajiban negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum.

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *