Cegah Tawuran, Polda Metro Jaya Amankan 18 Pemuda di Jakarta Timur dan Jakarta Pusat

 
 

Polisi masih mendalami dugaan keterlibatan masing-masing pemuda berdasarkan hasil pemeriksaan serta barang-barang yang ditemukan selama patroli.

“Keterlibatan masing-masing pemuda masih didalami berdasarkan hasil pemeriksaan dan barang yang ditemukan,” kata Wahyu.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menghadirkan pelayanan langsung di tengah masyarakat.

Menurut Budi, langkah pencegahan perlu dilakukan agar potensi gangguan keamanan dapat ditangani sebelum menimbulkan korban. Ia menegaskan, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga.

“Polisi Bersama Masyarakat bukan hanya tentang kehadiran petugas di lapangan, tetapi bagaimana kehadiran itu benar-benar memberikan dampak dan rasa aman bagi warga. Ketika masyarakat bisa beristirahat dengan tenang, anak-anak terlindungi dari pengaruh kekerasan, dan lingkungan terjaga dari potensi tawuran, di situlah pelayanan kepolisian dirasakan manfaatnya. Kami juga mengapresiasi warga yang peduli dan memberikan informasi kepada petugas,” ujar Budi.

Budi juga mengingatkan pentingnya peran orang tua, keluarga, dan lingkungan dalam mencegah anak-anak serta remaja terlibat aksi kekerasan.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat melalui layanan kepolisian 110.

 
Penulis: Supriyadi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *