Bagi Nofiliya , pengembangan usaha bukan hanya mengenai bertambahnya aktivitas bisnis, tetapi juga bagaimana keberadaan usahanya dapat semakin memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Kombinasi usaha sembako, tempat ngopi, dan Agen BRILink membuat masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan dan layanan dalam satu tempat.
Branch Office Head BRI Blitar Yudika Hanafi mengatakan, BRI terus mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan aktivitas ekonomi di lingkungannya. “BRI berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra pertumbuhan UMKM.
Kami melihat perkembangan usaha Ibu Nofiliya tidak hanya dari semakin beragamnya lini usaha yang dijalankan, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat. Melalui Agen BRILink, misalnya, pelaku usaha sekaligus dapat berperan dalam mendekatkan akses layanan transaksi perbankan kepada masyarakat,” ujar Yudika.
Menurut Yudika, sinergi antara UMKM dengan ekosistem produk dan layanan BRI menjadi salah satu upaya untuk menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan sekaligus memperluas akses layanan keuangan di masyarakat. “UMKM yang naik kelas bukan hanya usaha yang semakin berkembang, tetapi juga mampu menciptakan manfaat yang semakin luas bagi lingkungan sekitarnya.
Kami berharap perjalanan Ibu Nofiliya dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus melihat peluang, mengembangkan usaha, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tambah Yudika.
BRI melalui BRI Kodya akan terus memperkuat pemberdayaan UMKM dengan menghadirkan produk, layanan, dan pendampingan yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya semakin banyak UMKM yang produktif, adaptif, dan berdaya saing sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. (Rls/Ich)






