Korban Laka Lantas Diduga Lamban Ditangani di RS Hermina Cilegon, Ketum GWI Soroti Respons Pelayanan IGD

 
 

Menurutnya, rumah sakit merupakan institusi pelayanan publik di bidang kesehatan yang dituntut memiliki respons cepat, terlebih ketika berhadapan dengan korban kecelakaan lalu lintas.

“Kalau memang ada kendala teknis, tentu harus ada penjelasan yang terbuka. Jangan sampai masyarakat justru bertanya-tanya ketika melihat korban kecelakaan berada dalam kondisi lemas tetapi penanganannya dinilai lamban,” tegasnya.

 

Sorotan tersebut bukan dimaksudkan untuk menghakimi pihak rumah sakit sebelum seluruh fakta diklarifikasi. Justru, menurut GWI, persoalan ini perlu dijelaskan secara transparan agar publik mengetahui apakah keterlambatan yang diduga terjadi memang disebabkan persoalan prosedur, keterbatasan sarana, kondisi IGD saat itu, atau faktor lainnya.

Terlebih, Hermina secara resmi mencantumkan layanan Kontak Gawat Darurat (IGD) 24 jam dalam kanal resminya.

Karena itu, standar respons terhadap pasien dalam kondisi darurat menjadi hal yang patut mendapat perhatian dan penjelasan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RS Hermina Cilegon belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan penjelasan mengenai kronologi pelayanan terhadap korban, termasuk alasan korban disebut sempat berada di dalam kendaraan dan belum langsung dibawa masuk menggunakan tempat tidur pasien.

Upaya konfirmasi kepada bagian humas juga disebut belum membuahkan hasil.

GWI menilai hak jawab pihak rumah sakit tetap penting. Apabila terdapat fakta atau kondisi medis tertentu yang menyebabkan proses penanganan tidak dapat dilakukan seketika, penjelasan tersebut perlu disampaikan secara terbuka agar pemberitaan tidak berhenti pada persepsi, melainkan bertumpu pada fakta dan klarifikasi.

Kini publik menunggu satu hal sederhana tetapi fundamental: apa sebenarnya yang terjadi di IGD RS Hermina Cilegon pada malam kecelakaan tersebut?

 
Penulis: Supriyadi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *