PERESMIAN GEDUNG GEREJA KRISTUS TUHAN DI KOTA SINGKAWANG

Karena itu, jemaat diajak untuk tidak mudah melupakan kebaikan Tuhan, terutama ketika kehidupan mulai mengalami keberhasilan dan kelimpahan.

“Jangan lupa Tuhan Allahmu.”
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam khotbah Pdt. Edy MTh. Menurutnya, kekayaan, keberhasilan dan berbagai pencapaian dalam kehidupan tidak boleh membuat manusia menjadi sombong atau merasa bahwa dirinya kuat karena kemampuan sendiri.

Ia mengingatkan bahwa Tuhanlah yang memberikan kekuatan untuk memperoleh kekayaan dan keberhasilan.
Memiliki banyak uang bukan berarti seseorang akan selamanya kuat.

Kekayaan juga bukan jaminan bahwa manusia mampu menghadapi semua persoalan kehidupan.

“Jangan bangga karena memiliki banyak uang. Jangan merasa kuat hanya karena memiliki kekayaan. Semua yang kita miliki ada karena kekuatan dan penyertaan Allah,” demikian inti pesan yang disampaikan Pdt. Edy MTh kepada jemaat.

Dalam khotbahnya, Pdt. Edy MTh juga memberikan tiga pesan penting kepada umat Tuhan, khususnya ketika seseorang telah mengalami keberhasilan dan diberkati dalam kehidupannya.
Pertama, ingat perjalananmu.
Jangan melupakan dari mana Tuhan membawa kita. Ingat masa-masa sulit, doa-doa yang pernah dinaikkan, pertolongan yang pernah diterima dan orang-orang yang Tuhan pakai untuk menolong kita.

Kedua, periksa arahmu.
Jangan hanya sibuk mengejar keberhasilan duniawi. Setiap orang perlu bertanya: “Mau ke mana saya berjalan?” Apakah seluruh pencapaian hidup membawa kita semakin dekat kepada Tuhan atau justru semakin jauh dari-Nya?

Ketiga, jadilah berkat bagi sesama.
Ketika Tuhan memberikan kekayaan, kesempatan dan keberhasilan, semuanya bukan hanya untuk dinikmati sendiri. Berkat yang diterima harus menjadi berkat bagi orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *