Penanaman secara serentak di 17 provinsi juga menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam meningkatkan produksi bawang putih nasional. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memastikan keberlanjutan program melalui pendampingan kepada petani, peningkatan produktivitas, penyediaan sarana produksi, serta penguatan tata kelola hasil panen.
Bagi Kabupaten Solok, kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen daerah untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat.
Melalui sinergi pemerintah, kepolisian, petani dan pemangku kepentingan lainnya, pengembangan bawang putih diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman serentak, tetapi berlanjut hingga menghasilkan produksi yang mampu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.






