Ketua Forum Genre Kota Blitar, Alan Fidiasmara menjelaskan pemilihan Duta Genre ini dilakukan setiap dua tahun sekali di bawah naungan DP3AP2KB Kota Blitar. Para finalis yang terpilih nantinya tidak hanya menyandang gelar Duta Genre, tetapi juga bergabung dalam Forum Genre Kota Blitar untuk menjalankan berbagai program edukasi kepada remaja selama masa pengabdian.
“Tugas Duta Genre itu mengedukasi remaja di Kota Blitar agar menjadi generasi yang berkualitas dengan tidak menikah dini, menghindari seks bebas, dan menghindari narkoba. Sosialisasinya dilakukan kepada teman-teman sebaya, baik di sekolah, kelurahan, maupun kecamatan,” ujar Alan
” Remaja hari ini adalah penentu wajah Kota Blitar di masa depan. Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sehat, berkarakter, dan mampu merencanakan masa depannya dengan baik, mulai dari pendidikan, karier hingga kehidupan berkeluarga,” ujar Walikota dalam sambutannya.
Walikota menambahkan bahwa Program Generasi Berencana menjadi salah satu instrumen strategis untuk membekali remaja menghadapi berbagai tantangan kehidupan sekaligus melindungi mereka dari tiga risiko utama atau Triad KBR, yakni pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba.
“Duta GenRe bukan sekadar peserta lomba. Mereka adalah agen perubahan, pelopor, sekaligus teladan yang mampu menginspirasi teman-teman sebayanya,” tambahnya.
Dalam kesempatan wawancara kepada awak media seusai kegiatan, Walikota atau yang biasa disapa Mas Ibin menegaskan pembentukan keluarga yang berkualitas harus dipersiapkan jauh sebelum seseorang memasuki usia pernikahan. Persiapan itu dimulai melalui pendidikan, pengalaman, hingga penguatan kemampuan diri sejak masih duduk di bangku sekolah maupun perguruan tinggi.






