PJHB Bukukan Laba Bersih Rp4,47 Miliar pada Kuartal I 2026, Tumbuh 48,4 Persen

Sementara itu, total liabilitas tercatat relatif terkendali di angka Rp16,48 miliar. Kondisi ini mencerminkan struktur permodalan yang sehat dengan tingkat utang yang rendah.

Meski mencatatkan pertumbuhan laba yang cukup tinggi, arus kas dari aktivitas operasi pada kuartal pertama 2026 masih mengalami defisit sebesar Rp2,24 miliar. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kebutuhan modal kerja serta pembayaran operasional selama periode berjalan.

Di sisi lain, PJHB tetap melanjutkan langkah ekspansi melalui investasi strategis. Hingga akhir Maret 2026, perusahaan telah menempatkan uang muka aset tetap sebesar Rp38,99 miliar sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas usaha dan pengembangan armada.

Sebagai perusahaan pelayaran yang resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak November 2025, PJHB terus berfokus pada penguatan bisnis angkutan laut barang domestik. Dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang diperoleh tahun lalu menjadi salah satu sumber pendanaan penting untuk mendukung ekspansi usaha dan menangkap peluang pertumbuhan sektor logistik nasional.

Dengan pertumbuhan pendapatan yang solid, peningkatan laba hampir 50 persen, serta kondisi keuangan yang kuat, PJHB optimistis mampu mempertahankan tren kinerja positif sepanjang tahun 2026 seiring meningkatnya kebutuhan distribusi barang dan aktivitas logistik di berbagai wilayah Indonesia.

Penulis: FadhilahEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *