Aktor utama Arbani Yasiz juga membagikan pandangannya mengenai bagaimana karakter yang tanamakan harus menghadapi teror psikologis yang bertingkat di dalam film ini,
“Di final trailer ini penonton bisa melihat kalau taruhannya sudah bukan lagi soal views atau Popularitas. tapi bertahan hidup. Karakter Juna yang saya mainkan bakal membawa penonton
merasakan langsung kepanikan saat sadar bahwa ritual lokal yang kita bawa justru memicu sesuatu yang jauh lebih gelap di sana Tekanannya benar-benar terasa nyata sampai ke lokass syuting,” ujar Arbani Yasiz
Melanjutkan hal tersebut, Saputra Kori menambahkan betapa intensnya atmosfer yang dibangun demi menjaga kualitas Remake yang tetap menghormati materi aslinya. “Setiap sudut Rumah Sakit Yongwon di film ini hadir untuk meneror mental Visual boneka hanbok berdarah Itu baru sebagian kecil ketakutan saat adegan Jelangkung itu dimulai adalah momen di mana kami semua, bahkan sebagai aktor, merasa merinding beneran. Penonton bioskop harus bersiap untuk sebuah pengalaman yang sangat emosional,” ungkap Saputra Kori.
Kabar yang tak kalah membanggakan datang dari panggung sinema internasional. Sebelum resmi meneror bioskop tanah air. “402 Rumah Sakit Angker Korea” dinyatakan berhasil lolos Buceon Official Selection Film Festival (BiFan) 2026 dan akan diputar dalam Gala Presentation Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas dan standar teror
yang disajikan mampu bersaing di level sinema tingkat dunia dan siap membuka gerbang mistisnya secara serentak mulai 11 Juli 2026.






