“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, kami berharap dapat memperluas jangkauan edukasi keselamatan kepada para pekerja di berbagai sektor sehingga mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar Ariyandi.
Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, menyambut baik inisiatif yang diusung Jasa Raharja. Menurutnya, perlindungan pekerja harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk memperhatikan aspek keselamatan selama perjalanan sehari-hari yang menjadi bagian dari aktivitas pekerja.
Kementerian Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja sepakat bahwa penguatan budaya keselamatan perlu terus ditanamkan melalui berbagai program edukatif yang melibatkan perusahaan, pekerja, serta pemangku kepentingan terkait. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja dan mobilitas yang lebih aman, produktif, serta mendukung target nasional dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.
Audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara kedua institusi dalam merumuskan program-program strategis yang berfokus pada peningkatan kesadaran keselamatan berlalu lintas bagi pekerja. Melalui sinergi tersebut, diharapkan tercipta ekosistem keselamatan yang lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi masyarakat pekerja di Indonesia.






