Daerah  

Gelar Apel Akbar, Ribuan Relawan Aliansi SPPG PETA Blitar Raya Dukung Program MBG Tetap Berlanjut

Sementara itu, perwakilan dari pihak SPPG Demy Alam menjelaskan aksi tersebut juga menjadi sarana memperkuat moral relawan di tengah berbagai informasi mengenai evaluasi terhadap program MBG.

” Kami ingin menunjukkan bahwa relawan SPPG adalah bagian dari instrumen yang ikut menyukseskan program strategis nasional. Niat kami tulus, ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa melalui pemenuhan gizi, penanganan stunting, sekaligus pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Demy, aksi tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarmitra dan relawan SPPG yang selama ini belum memiliki forum bersama.

” Kegiatan ini bisa menjadi jembatan kolaborasi antarmitra dan relawan ke depan,” katanya.

Menanggapi adanya aksi mahasiswa yang menyuarakan evaluasi terhadap program MBG, Demi mengaku menghargai sikap kritis tersebut.

” Saya juga berasal dari aktivis. Daya kritis mahasiswa dibutuhkan. Yang saya dengar adalah evaluasi, bukan penghentian program. Kami pun merasakan masih ada kekurangan, tetapi perubahan sedang dilakukan. Justru kami berterima kasih karena evaluasi akan membuat program ini semakin baik,” tambahnya.

Perwakilan Aliansi Relawan SPPG Merah Putih Jawa Timur, Bambang Sunarso, mengungkapkan bahwa di wilayah Blitar Raya saat ini terdapat sekitar 160 dapur SPPG yang menyerap sekitar lebih dari 7.000 relawan.

Selain itu, setiap dapur bekerja sama dengan sekitar 15 pemasok yang terdiri dari petani, peternak, dan nelayan.
” Kalau ada 160 dapur, berarti ribuan petani, peternak, dan nelayan ikut terlibat dalam rantai pasok program ini,” jelas Bambang.

Ia menambahkan, satu dapur MBG mampu melayani sekitar 2.000 penerima manfaat setiap hari.

” Artinya ratusan ribu anak mendapatkan makanan bergizi setiap hari. Program ini juga menyerap kebutuhan beras, sayur, telur, hingga hasil pertanian dalam jumlah besar sehingga sangat membantu perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Ichwan EfendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *