Messy Tandora Apresiasi Perayaan HUT Pattimura ke-209 di Singkawang Jadi Momentum Pererat Persatuan Dan Kebersamaan

InShot_20260524_070745017

Messy Tandora mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pertunjukan tarian adat, bambu gila, lagu daerah, hingga hiburan rakyat dan poco-poco bersama.

“Yang paling penting adalah semangat kebersamaan. Semua masyarakat hadir tanpa membedakan suku maupun latar belakang. Inilah nilai persatuan yang harus terus dijaga,” tambahnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada tokoh budaya dan panitia penyelenggara yang dinilai konsisten menjaga tradisi masyarakat Maluku Indonesia Timur di Kota Singkawang.

“Kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan dan ditingkatkan agar budaya daerah tetap hidup dan dikenal generasi mendatang,” tegasnya.

Perayaan HUT Kapitan Pattimura ke-209 berlangsung meriah hingga malam hari dan ditutup dengan santap papeda bersama serta joget poco-poco yang melibatkan masyarakat dan tamu undangan.

Sementara itu Sesepuh (Penasehat) Jefry D Tanamal SH menuturkan di hadapan awak media bahwa kegiatan Hut Pattimura warga Maluku yang berada di 3 Kabupaten yakni Singkawang, Bengkayang dan Sambas di Kalbar merayakannya setiap tahun dan tempatnya bisa di Bengkayang, di Sambas maupun di Singkawang.

Dalam Perayaan Hut Pattimura ke 209 ini mengusung tema : “Katong Pererat Persaudaraan ditanah perantauan dalam bingkai Singkawang hebat”. Tuturnya

Menurutnya, Kota Singkawang yang dikenal sebagai kota dengan tingkat toleransi tinggi harus terus menjaga semangat persaudaraan lintas agama, suku, dan budaya.

“Singkawang harus tetap menjadi contoh kota yang harmonis dalam keberagaman. Semangat toleransi dan persaudaraan harus terus dijaga bersama,” pungkasnya.

Wartawan: Ng Siat Fong
Editor: Jefry SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *