Sejumlah warga bahkan menilai, jika tidak ada tindakan tegas, praktik ini akan terus menggerus hak masyarakat kecil sekaligus merusak sistem distribusi BBM subsidi.
Sorotan tajam publik akhirnya memaksa aparat bergerak. Kapolsek Cabangbungin, AKP Alex Candra, menyatakan akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Habis BBM subsidi nya jam berapa sampai dengan jam berapa, Nanti saya cek,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Rabu (8/4/2026).
Namun pernyataan tersebut belum cukup meredam kekecewaan warga. Mereka mendesak agar aparat tidak hanya melakukan pengecekan formalitas, tetapi membongkar jaringan dan menindak tegas pihak-pihak yang bermain di balik distribusi BBM subsidi.
Jika praktik ini terus dibiarkan, bukan hanya masyarakat kecil yang dirugikan, tetapi negara juga berpotensi kehilangan miliaran rupiah akibat distribusi yang menyimpang dari peruntukannya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU 34.17701 belum memberikan keterangan resmi selanjutnya terkait dugaan pembiaran terhadap aktivitas pengepul dan pengecer yang menguras BBM subsidi secara berulang di wilayah Cabangbungin.






