Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 900+ Inovasi Global untuk Perkuat Ekosistem Laboratorium Nasional

“Lab Indonesia terus berkembang sebagai platform yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan industri di Indonesia. Pada edisi kedelapan ini, kami menghadirkan skala yang lebih besar, program yang lebih beragam, serta kolaborasi strategis yang membuka peluang baru bagi pelaku industri, akademisi, dan profesional untuk saling terhubung dan berkembang,” ujarnya.

Berbagai program unggulan turut dihadirkan, di antaranya 21 sesi LabForum (International Scientific Conference) dan 135 sesi LabTalk (Technical Seminar, Industry Workshop & Live Demonstration). Program ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan terkait perkembangan teknologi, standar, serta praktik laboratorium berkelanjutan.

Selain itu, tersedia program One-to-One Business Matching guna mendorong kerja sama dan kemitraan strategis antar pelaku industri.

Pada pembukaan acara, Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Ratno Nuryadi, M.Eng., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, kemajuan riset dan industri sangat ditentukan oleh kualitas infrastruktur laboratorium, akses terhadap teknologi mutakhir, serta konektivitas antar pelaku ekosistem. Ia menilai Lab Indonesia dapat mempercepat transfer teknologi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta membuka peluang kolaborasi strategis antara periset, industri, dan pemerintah.

Ia juga menambahkan bahwa Lab Indonesia merupakan bagian penting dari ekosistem inovasi nasional yang sejalan dengan peta jalan riset nasional serta Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) yang dikembangkan pemerintah.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri, Lab Indonesia 2026 menghadirkan berbagai program keberlanjutan interaktif dan edukatif. Salah satunya adalah Learning LabVenture Zone yang didukung Laboratorium LPPOM, menghadirkan aktivitas Leather Check untuk pengujian mikroskopis material berbahan kulit.

Penulis: Rudi CoyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *