“Saya menduga ini hanya manuver murahan seorang anak yang sedang merindukan belaian.Kalau memang yang di sampaikan ini benar, sekelas KPK kenapa harus perlu di Dorong atau di minta,kok ada aja”Ucap Yoga.(15/4/2026).
Lebih lanjut Ketua BPIP-BANYUWANGI mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya dengan narasi-narasi miring tentang mantan Abdullah Azwar Anas yang banyak berseliweran di media sosial dan halaman pemberitaan beberapa media.
“Kita tidak usah langsung percaya Dengan narasi-narasi miring yang mencatut nama Pak Anas.apa lagi soal pak Anas ada main dalam proses Izin Tambang Tumpang Pitu.kita harus bisa memahami kalau Tambang Emas Gunung Tumpang Pitu adalah OBVITNAS (Obyek Vital Nasional) label itu tidak mungkin yang memberikan Penda,itu pasti pemberian Pemerintah Pusat”imbuhnya.






