Porosnusantara.co.id|
Nabire, 22 Maret 2026 – Suasana khidmat mewarnai Ibadah Minggu Sengsara VI di Jemaat GKI Ora Et Labora KPP Wadio. Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Uce Simpontu, S.Th., selaku Pelayan Keliling Klasis Nabire, diikuti oleh 88 jemaat dengan penuh kesungguhan. Firman Tuhan diambil dari Markus 14:32-42 dengan tema “Tetap berjaga dan berdoa di tengah penderitaan”, menekankan teladan Yesus Kristus dalam ketaatan kepada kehendak Bapa di Taman Getsemani.
Dalam khotbahnya, Pdt. Uce menegaskan pesan Yesus: “Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki” (Markus 14:36). Pesan ini mengingatkan jemaat untuk menyerahkan seluruh pergumulan hidup kepada Allah, tetap berjaga dan berdoa di tengah tantangan. Persembahan pujian dari Rayon 2 serta penampilan solo dari Kasih (Non Vanesa) semakin memperdalam suasana syukur dan refleksi iman.
Namun, momen paling bersejarah terjadi setelah ibadah usai. Sekretaris Jemaat, Penatua Roy E. Rumayauw, membacakan Surat Keputusan Badan Pekerja Klasis Nabire Nomor: 001/G-12.1.a/III/2026, tertanggal 22 Maret 2026, tentang revisi penetapan alamat jemaat. Dalam SK tersebut ditegaskan bahwa alamat resmi jemaat yang sebelumnya tercatat di KPP Wadio, kini ditetapkan berada di Wonorejo – Nabire. Dengan demikian, nama resmi jemaat berubah menjadi:
“GKI Ora Et Labora – Wonorejo Nabire.”
Penatua Roy menekankan bahwa keputusan ini berlaku sejak tanggal 22 Maret 2026 dan apabila terdapat kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya. Jemaat menyambut pengumuman ini dengan penuh perhatian, menyadari bahwa perubahan nama bukan sekadar administrasi, melainkan peneguhan identitas dan kedudukan jemaat dalam pelayanan.






