ASDP Kerahkan Kapal Tambahan, Antrean 11 Km di Gilimanuk Mulai Terurai Jelang Nyepi

“Pengerahan KMP Prima Nusantara merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas layanan di lintasan tersibuk. Kami juga terus mengoptimalkan pola operasi kapal agar proses penyeberangan berjalan lebih cepat dan antrean dapat ditekan,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan lapangan pada Rabu (18/3) pukul 10.00 WITA, antrean kendaraan terpantau berada di wilayah Desa Melaya dengan panjang sekitar 11 kilometer dari pelabuhan. Seiring peningkatan kapasitas layanan dan pengaturan arus yang lebih terstruktur, kondisi antrean mulai menunjukkan tren perbaikan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan seluruh pihak dalam menangani kepadatan. Pemerintah bersama Korlantas Polri dan ASDP terus mengoptimalkan penanganan di lapangan melalui pengoperasian kapal berkapasitas besar, penambahan armada menjadi 35 unit, optimalisasi buffer zone, serta penerapan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) guna mempercepat layanan.

Selain itu, kepatuhan terhadap pembatasan operasional angkutan barang, khususnya truk sumbu tiga ke atas, turut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus kendaraan menuju pelabuhan.

*Antrean Berkurang Bertahap*
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menambahkan bahwa pengaturan operasional dilakukan secara dinamis mengikuti kondisi real-time.
“Kami terus melakukan penyesuaian pola sandar dan bongkar muat agar pergerakan kapal semakin efisien dan antrean dapat berkurang secara bertahap,” jelasnya.

ASDP memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran layanan selama periode Angkutan Lebaran. Pengguna jasa diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran bersama.

Penulis: AxnesEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *