Simbol Siluman Menciderai Makna Pelantikan Pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Singkawang
SINGKAWANG, Porosnusantara co id. (11 Februari 2026 )– Pelaksanaan pengukuhan kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), PERPITA, dan FKPELA Kota Singkawang yang digelar di Aula Pemerintah Kota Singkawang, Rabu (11/2), menuai sorotan publik.
Sorotan tersebut muncul setelah beredarnya foto kegiatan di media sosial yang memperlihatkan sebuah logo pada latar belakang (background) acara yang oleh sejumlah warganet menilai menyerupai simbol keagamaan tertentu. Unggahan tersebut kemudian memicu perbincangan dan beragam spekulasi di tengah masyarakat.
Menanggapi hal itu, Ketua FKUB Kota Singkawang terpilih, Azhari, menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui keberadaan simbol tersebut sejak awal acara berlangsung.
“Saya pribadi tidak terlalu memperhatikan detail latar belakang saat prosesi berlangsung. Informasi mengenai adanya kejanggalan itu baru saya ketahui menjelang akhir kegiatan,” ujar Azhari saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Ia menjelaskan bahwa FKUB dalam kegiatan tersebut hadir sebagai pihak yang dikukuhkan, sementara aspek teknis pelaksanaan, termasuk desain dan pemasangan latar belakang acara, menjadi tanggung jawab panitia penyelenggara.
“Kami hadir dalam kapasitas sebagai undangan yang akan dikukuhkan. Untuk teknis persiapan acara merupakan ranah panitia pelaksana dari Kesbangpol dan Kesra,” jelasnya.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Mukhlis, menyampaikan keprihatinannya atas munculnya polemik tersebut. Meski hadir sebagai tamu undangan, ia menilai ketelitian terhadap simbol dan atribut visual dalam acara resmi semestinya menjadi perhatian serius penyelenggara.






