Jurnalis Kristen dan Suara Kenabian di Tengah Bangsa yang Lelah pada Kebenaran

Tempat jurnalis Kristen ditempa agar tidak gagap menghadapi tekanan, dan tidak bisu menghadapi ketidakadilan.

PEWARNA bukan ruang aman dari kritik, melainkan ruang untuk menajamkan suara kenabian agar tetap profesional, berimbang, dan berpihak pada kemanusiaan.

Jangan Membungkam Suara yang Diutus

Suara kenabian tidak pernah nyaman. Ia dibenci oleh kekuasaan yang korup, dicurigai oleh moderasi palsu, dan sering disalahpahami bahkan oleh sesamanya.

Namun sejarah membuktikan: bangsa yang membungkam suara kenabian sedang mempercepat keruntuhan moralnya sendiri.

Jurnalis Kristen tidak dipanggil untuk aman, tetapi untuk setia. Setia pada kebenaran, meski harus berjalan sendiri.

“Jika aku berkata: aku tidak mau mengingat Dia lagi, maka firman itu menjadi api di dalam tulang-tulangku.”
(Yeremia 20:9)

Karena kebenaran yang tidak disuarakan hari ini, akan menjadi ketidakadilan yang diwariskan esok hari.

Penulis: Axnes Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *