Pemda Rohil Diminta Tindak Tegas RAM Sawit Ditepi Jalan Kubu Kuba

Porosnusantara.co.id | Kubu- Maraknya ram sawit yang berdiri di tepi jalan lintas Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, menuai keluhan masyarakat. Keberadaan ram tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan merugikan petani sawit.

Aktivitas bongkar muat tandan buah segar (TBS) di sejumlah ram kerap memakan badan jalan. Truk pengangkut sawit yang berhenti di bahu hingga tengah jalan menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk.

“Sudah sering hampir tabrakan. Truk bongkar muat seenaknya,” ujar seorang warga Kubu yang enggan disebutkan namanya.

Selain persoalan keselamatan, publik juga menyoroti dugaan praktik kecurangan timbangan di sejumlah ram sawit. Beberapa petani mengeluhkan adanya perbedaan hasil timbang pada muatan yang sama ketika ditimbang di ram yang berbeda.

Dalam salah satu kasus, selisih timbangan pada muatan sekitar dua ton sawit mencapai 78 kilogram. Selisih tersebut dinilai tidak wajar dan berpotensi merugikan petani.

Masyarakat mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hilir untuk tidak hanya menertibkan ram sawit yang berdiri di tepi jalan, tetapi juga melakukan pemeriksaan rutin terhadap alat timbang. Mereka meminta aparat berwenang menindak tegas oknum pengusaha ram sawit yang diduga memainkan timbangan demi keuntungan sepihak.

Kepala Dinas Perhubungan dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait keberadaan RAM sawit di tepi jalan wilayah Kubu dan Kubu Babussalam, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Padahal, Dinas Perhubungan memiliki kewenangan dan peran strategis dalam menertibkan RAM-RAM liar yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pihak wartawan terus berupaya melakukan konfirmasi, namun hingga kini belum memperoleh respons.

Penulis: Ahmad OkiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *