Menariknya, sejumlah penulis berupaya untuk menantang batas-batas bentuk novel. Mereka bereksperimen dengan cara yang beragam. Ada yang mengadopsi elemen media lain (transmedial) seperti majalah fiktif, arsip, surat elektronik ke dalam bentuk teks sastra. Ada yang membangun struktur berupa fragmen yang bergerak lintas perspektif.
Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta digelar Menjadi Barometer Sastra Nasional






