Harga Saham BUMI Stagnan di Tengah Pelemahan IHSG, Laba Anjlok 51 Persen Akibat Cuaca Ekstrem dan Kenaikan Biaya

 
 

“Upaya terbaik telah dilakukan dengan mengendalikan biaya yang sebagian besar disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar,” ujar Direktur BUMI, Dileep Srivastava, dalam keterangan resminya, Minggu (30/7/2023).

Selain itu, beban pokok pendapatan meningkat 8 persen menjadi USD2,94 miliar.
BUMI juga mencatatkan pembayaran royalti secara konsolidasi sebesar USD1,03 miliar, setara 31,2 persen dari total pendapatan konsolidasi.

 

“Royalti meningkat 14 persen pada penjualan domestik dan hingga 28 persen pada ekspor, yang mulai berlaku 1 Januari 2022 di anak perusahaan KPC dan Arutmin,” lanjut Dileep.

Akibatnya, laba kotor BUMI merosot menjadi USD363,5 juta.

 
Penulis: SupriyadiEditor: Redaksi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *