
Ia pun mendorong agar Peraturan Daerah (Perda) yang terkait lingkungan hidup dapat terus dikaji dan diperbarui agar lebih berpihak pada upaya pengendalian banjir dan perlindungan kawasan bantaran sungai.
Kegiatan reses kali ini membuktikan bahwa forum warga bukan hanya tempat mendengar keluhan, tetapi juga menjadi ruang untuk melahirkan tindakan konkret dan kolaboratif. Tanggapan cepat dan responsif August mendapat apresiasi dari warga setempat, yang selama ini merindukan perhatian langsung dari wakilnya di parlemen daerah.
Dengan pendekatan humanis dan aksi nyata di lapangan, August Hamonangan menunjukkan bahwa wakil rakyat bukan sekadar penyusun regulasi, melainkan agen perubahan yang hadir di tengah masyarakat, berjuang untuk kesejahteraan warga dan keberlanjutan lingkungan hidup kota.






