Dipusatkan di Kecamatan Tanasitolo, Amran Canangkan Kampung KB, Dashat, Rumah Data Kependudukan dan Sekolah Lansia

  • Bagikan

PorosNusantara.co id WAJO-SulSel || Wakil Bupati Wajo, Amran mencanangkan Kampung KB, Sekolah Lansia, DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) dan Rumah Data Kependudukan di Desa Nepo, Kecamatan Tanasitolo, Senin (29/5/2023).

Kedatangan Wakil Bupati Wajo bersama Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Sulawesi Selatan Andi Ritamariyani, Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna bersama beberapa rombongan di lokasi pencanangan Kampung KB ini disambut dengan senam lansia oleh puluhan lansia.

Wakil Bupati, Amran berharap dengan Kampung KB dan Sekolah Lansia ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengikuti program KB. Dengan KB niscaya tiap keluarga bisa merencanakan kehidupan yang baik, utamanya masalah kehamilan dan kelahiran dengan memiliki 2 anak cukup guna mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.

Di kabupaten Wajo terdapat 147 Kampung KB yang tersebar di empat belas Kecamatan, termasuk 57 Kampung KB yang dicanangkan saat itu.

“Melalui pencanangan beberapa program penting hari ini meliputi pencanangan 57 Kampung KB, 57 DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting), 57 Rumah Data Kependudukan dan Sekolah Lansia ini agar menjadi perhatian kita semua, jangan sampai setelah dicanangkan programnya berhenti tanpa perumusan dan pelaksanaan kegiatan, “ujarnya.

Selain itu, Partner Kerja Bupati, Amran Mahmud ini menekankan agar semua pihak secara bersama-sama berupaya menurunkan kasus stunting, karena sampai saat ini kasus stunting di daerah ini masih terbilang tinggi.

“Kasus Stunting di kabupaten Wajo masih cukup tinggi, untuk itu melalui Program Kampung KB dan semua kegiatan-kegiatannya dapat merumuskan langkah-langkah terkait penanganan dan pencegahan Stunting, ” harapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Sulawesi Selatan, Andi Ritamariyani mengapresiasi pencanangan Kampung KB dan peresmian Sekolah Lansia di kabupaten Wajo ini.

Ia menyebut bahwa Sekolah Lansia Abadi di Desa Nepo Kecamatan Tanasitolo ini sebagai Sekolah Lansia yang pertama di seluruh kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan.

“Di Indonesia Sekolah Lansia baru ada di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Sulawesi Selatan dan itu adanya di Wajo. Kita berharap kehadiran Sekolah Lansia ABADI di Desa Nepo ini menjadi pilot proyek pengembangan Sekolah Lansia di Indonesia dan Sulsel khususnya,” ucapnya.

Sebagai informasi, launching Kampung KB ini berdasarkan Inpres Nomor 3 Tahun 2022 bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberdayakan serta memperkuat institusi keluarga melalui optimalisasi penyelenggarakan Kampung Keluarga Berkualitas di setiap desa/kelurahan.(Dahliah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *