Awal Tahun Politik, Anggota Dewan Kena Bidik

Kepala dusun pada saat itu tidak melihat adanya hal yang mencurigakan dan tidak melihat pula adanya Pakde tersebut melakukan perbuatan yang melanggar Asusila, pungkas sang kepala Dusun Teten.

 

Mendengar keterangan dari Kepala Dusun Teten, disini jelas bahwa Pakde tersebut hanya melanggar Etika jam bertamu, ungkap Kepala Desa Yuriswan.
Yusli Rain Dt Rangkayo Basa sebagai Penghulu Suku Supanjang Sikumbang yang hadir pada malam itu mengusulkan agar segala kejadian pada malam itu dikembalikan kepada Lembaga masing-masing, “Selaku Penghulu Suku Patopang kita serahkan saja kepada Pemangku Adat Suku untuk berunding”, seperti suku Patopang Talak Buai, Suku Patopang Kuti Anyie, Suku Patopang Piliang dan Suku Patopang Batu Godang.

Begitu pula sebagai Ketua Kerapatan Adat Nan Ampek Suku, biarkan pihak Nan Ampek Jini menyelesaikannya dan sebagai Ketua Masjid Al Falah ada Jini Nan Ampek bersama jama’ah yang mengurus, semua ada jalurnya,tutur Yusli Rain, Arahan dari Yusli Rain didukung penuh oleh Yuriswan selaku Kepala Desa Muaro Kalaban.

Ditempat terpisah Awak Media kembali menemui Yusli Rain untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat, Yusli Rain mengatakan bahwa persoalan ini sebenarnya sepele tapi karena Pakde Anggota Dewan tersebut orang besar yang cukup mempunyai Skill dalam segala hal sehingga persoalan ini dipolitisir menjadi besar pula, contohnya katanya masyarakat Muaro Kalaban sudah berkumpul mau mengadakan Demo, ternyata nihil, itu kan Hoax.

Lebih lanjut Yusli Rain menuturkan, sewaktu saya berkomunikasi dengan Ismed, SH selaku Ketua DPD PKPI Kota Sawahlunto saya menjelaskan persoalan yang terjadi, Ismed cukup memahami dan menyinggung soal Pergantian Antar Waktu (PAW) Pakde, Ismed mengatakan tidak semudah itu untuk melakukan PAW terhadap seorang Anggota Dewan, tentu ada aturannya. Selama Anggota Dewan tersebut tidak melakukan pelanggaran Hukum Positif maka PAW tidak bisa dilakukan, kata Ismed, Yusli Rain lebih lanjut menyampaikan apabila PAW dilakukan pada Pakde yang akan rugi kita juga, sebagai masyarakat Muaro Kalaban tentu akan susah menyampaikan aspirasinya dan lagi Pakde sudah banyak melakukan perkembangan pembangunan di Muaro Kalaban, kalau bisa Anggota Dewan dari Muaro Kalaban ini lebih dari Satu hendaknya, tutur Yusli Rain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *