Rini juga mengatakan bahwa Kementerian PUPR melalui BP2P Nusa Taenggara I, telah merampungkan sebanyak 120 unit Rumah Kusus (Rusus) bagi masyarakat terdampak pembangunan Sirkuit MotoGP dan WSBK tipe 36 dengan struktur Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) berlokasi di Dusun Ngolang Desa Kuta berjarak sekitar 2,5 kilometer dari lokasi sebelumnya, “setiap unit rumah memiliki dua kamar tidur, ruang keluarga, kamar mandi, dapur, teras depan dan belakang,” tuturnya.
Dibangun sejak 27 Oktober 2021 – 15 Agustus 2022, Rini menambahkan, Rusus tersebut dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana PT. Sagita – Buser, KSO dan Manajemen Konstruksi CV. Archi Teknik dengan biaya senilai Rp23 miliar, ”rusus tersebut juga dilengkapi fasilitas penunjang seperti taman bermain, jaringan air bersih, jaringan listrik, mushola, layanan kesehatan, pendidikan, jalan raya, dan lampu penerang jalan,” ujarnya.
Sementara, Wakil Ketua Komisi V juga sebagai Ketua Tim Kunker Spesifik Roberth Rouw menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR atas dukungannya dalam membangun infrastruktur guna mendukung event internasional balap motor seperti MotoGP dan WSBK di kawasan DPSP Mandalika, “sarhunta yang dibangun secara tidak langsung dapat memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat setempat,” tuturnya.
“Bagi rumah warga yang terdampak pembangunan Sirkuit Mandalika, Rusus penggantinya sudah jadi, hanya kami berharap tolong diperhatikan sarana dan prasarananya seperti listrik, air bersih juga jalannya,” tambah Roberth Rouw.
Rahmat Salah seorang penerima bantuan Program Sarhunta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah menyelesaikan pembangunan Sarhunta, “Alhamdulillah, saat Superbike 2022 ini sudah ada yang menempati, tarifnya Rp300 ribu per hari karena ada AC-nya. Terlebih saat MotoGP berlangsung semakin ramai,” tandasnya.






