Ada Apa Dengan Dinas PRKP Kangkangi Pemdes Setempat Ketika Ada Program Ritilahu Di Desa??

  • Bagikan

Karawang – PorosNusantaraco.id ||
Diduga pekerjaan Rumah tidak layak huni (Rutilahu) ,program dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman (PRKP) kangkangi Pemdes Desa Mulyajaya kec. Kutawaluya Kab. Karawang minggu, (24/7/2022)

Saat dikompirmasi hal ini kepala Desa Mulyajaya A Endang mengatakan ” iya memang benar pengerjaan pekerjaan Rutilahu yang berada di Desanya tanpa kompirmasi terlebih dahulu,padahal proposal itukan adanya di Desa kami”,artinya warga Desa Mulyajaya.
“Akan tetapi saya heran dengan Dinas PRKP selaku pelaksana program tersebut tidak ada secuil pemberitahuan kepada Pemdes ini ada apa dengan Dinas PRKP??”Ucapnya.

Tambahnya selaku kepala Desa saya merasa di Kangkangi,bukan apa apa persoalannya ketika ada rekan media kompirmasi ke saya, saya ga bisa jawab karena tidak tau ada pengerjaan Rutilahu bahkan saya tau dari wartawan yang japri saya bahwa ada pengerjaan Rutilahu.

Maksudnya gini”ketika Pemdes tau akan ada pelaksanaan pengerjaan minimal kita selaku pemerintah Desa ikut mengawal dan mengawasi agar pekerjaannya maksimal, kalau seperti ini kan saya selaku kepala Desa bingung ga bisa jawab ke temen temen media selaku control sosial ” tegasnya Team mediapun mendatangi lokasi pengerjaan pekerjaan tersebut dan memang benar ada pengerjaan Rutilahu Di beberapa titik di Desa Mulyajaya seperti di Rt 07 Rw 02 ada penerima manpaat Darman dan Nalim.

Saat ditanya pekerja Rutilahu pekerjaan ini sudah hampir satu minggu semua ada tujuh titik yang ada diDesa ini ucapnya.

Hal samapun diucapkan Darman dan istrinya iya bener pa ucap penerima manfaat Rutilahu itu, pekerjaan ini baru satu minggu dan saya juga kasih makan dan rokok buat para pekerja,ditanya soal dapat Rutilahu ya seneng ya Alhamdulillah pak ucapnya kepada media.

Pemerhati publik yang ikut turun kelokasi pengerjaan Rutilahu di Desa Mulyajaya hasil telusurnya.

Sangat menyanyangkan sekali Pengerjaan Rutilahu di Desa mulyajaya pertama tidak ditemukan papan proyek serta matrial juga berkualitas rendah seperti pasir urug, kayu jengjing, ada juga herbelnya yang belah sangat tidak berkualitas , ucap sulaemam

Lanjutnya hal tidak kompirmasi ke Pemdes juga ini Salah besar pemborong ataupun pelaksana mesti mel dulu ya kompir gitu, jangan slonong boy, kan ada tuan rumahnya Pemerintah Desa itu yang punya warganya jadi kalau ada sen dulu minimal pemdes juga bisa mengawal serta mengawasi pengerjaan Rutilahu pungkasnya.

Tambahnya Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Pemkab Karawang atau yang biasa kita singkat PRKP,mestinya harus seiring dan seirama dengan Pemerintah Desa agar pengawasan dan pengontrolan tersebut berjalan sesuai program tidak ada bahasa kepala Desa merasa di kangkangi tutup Sulaeman selaku pemerhati publik sambil tersenyum.Agus hs

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *