“Indonesia telah mengalami _progress_ yang baik dalam mempercepat akses masyarakat pada sektor Water Sanitation and Hygiene (WASH). Saat ini, sekitar 80.2% masyarakat di Indonesia telah memiliki akses pada sanitasi yang baik. Dan 90,7% masyarakat memiliki akses ketersediaan air yang layak,” terang Menteri Basuki.
Dalam _showcasing commitment_-nya, Kementerian PUPR menunjukkan empat komitmen utama yang menjadi dasar pengelolaan sektor Water Sanitation and Hygiene (WASH) di Indonesia.
Pertama, dengan meningkatkan komitmen politik serta investasi untuk mempercepat peningkatan di sektor WASH dan mengurangi tingkat _stunting_ di Indonesia. Kedua, memperkuat pemantauan dan pelaporan berbasis masyarakat untuk memastikan sektor WASH yang berkelanjutan.
Selanjutnya, mengembangkan pembangunan infrastruktur di sektor WASH yang memiliki daya tahan terhadap perubahan iklim. Dan yang terakhir, memperluas kerjasama dan memobilisasi pembiayaan alternatif untuk peningkatan sektor WASH.

Sector Ministers’ Meeting 2022 akan berlangsung selama 2 hari hingga Kamis (19/5). Rangkaian acara ini dihadiri oleh 69 Menteri yang menangani sektor WASH dari 48 negara di seluruh dunia. Seluruhnya akan berdiskusi secara aktif untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan sektor WASH yang terjadi secara global.
(Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)






