Kementerian PUPR Tata Kawasan Agrowisata Tamansuruh di Jawa Timur, Padukan Nuansa Budaya dan Teknologi

Sementara itu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berterimakasih atas dukungan pemerintah terhadap pengembangan infrastruktur di daerahnya. “Agrowisata Tamansuruh sedang dikembangkan menjadi sebuah destinasi yang bisa mendokumentasikan Banyuwangi di masa lalu, masa kini, dan masa depan. Ditampilkan perpaduan antara kearifan lokal dan pemanfaatan teknologi di kawasan wisata tersebut,” ujar Ipuk saat meninjau pengerjaan penataan Agrowisata Tamansuruh, dilansir dari Jawa Pos.

Konsep yang akan diusung dalam penataan kawasan ini yaitu konsep desa Osing yang didukung dengan adanya kegiatan adat dan atraksi budaya rutin. Dirancang pula perpustakaan digital dan ruang aktivitas Smart Kampung tanpa menghilangkan identitas asli Agrowisata Tamansuruh sebagai taman bunga dan etalase komoditas pertanian unggulan Kabupaten Banyuwangi.

Dengan penataan dan pengembangan Agrowisata Tamansuruh di Kabupaten Banyuwangi, diharapkan mampu menciptakan penataan ruang publik yang sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal budaya daerah melalui berbagai macam strategi. Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.

(Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *