Elemen Masyarakat Karawang Utara Bergerak Ke Pemda Dengan Semangat Tonggak Sejarah Proklamasi

Karawang. porosnusantara.co.id – Karawang adalah kota pangkal perjuangan yang mana ditancapkan tugu proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia dimana para pemuda Karawang utara direngasdengklok menjadi peristiwa sejarah awalnya Indonesia merdeka hari ini tanggal 23 kita sebagai generasi penerus perjuangan bangsa ini punya hak yang sama untuk dapat menikmati kemerdekaan ini,diantaranya pembangunan nasional dalam orasinya ke pemerintahan kabupaten Karawang propinsi jawa barat saat elemen masyarakat karawang utara bergerak Senin 23/5/2022.

“Dari para tokoh pemuda dan elemen masyarakat menyerukan agar secepat dan sesegera mungkin agar jalan Tanjung pura Rengasdengklok dan jalan poros lainnya yang berada diwilayah karawang Utara secepat mungkin direalisasikan bukan perbaikan lagi tetapi buat yang permanen dan kokoh,, selain itu, diperhatikan kemacetan akibat jalan jalan sempit didaerah jalan poros kabupaten ”

Ketua DPRD kabupaten karawang Pendi Anwar, Sekda Acep Jamhuri, kepala Dinas PUPR, Dedi Ahadiat, serta perwakilan Dewan Davil 2 dan 3 Pipik dari partai PDIP menerima perwakilan dari beberapa elemen masyarakat karawang utara untuk menyampaikan Orasinya hal karawang utara bergerak.

Perwakilan dari beberapa elemen masyarakat karawang utara diantaranya” A. Endang macan kumbang menyampaikan yang harus kita garis bawahi bahwa kami masyarakat kerawang utara tidak merdeka, sehingga bergerak,dari icon utama masuk rengas dengklok jalan tanjung pura Rengas dengklok tidak stabil ,dengan dana APBD kabupaten karawang untuk insprastruktur diatas satu triliun ,belum APB propinsi dan APBN saya tidak tau,Saya pikir dengan APBD 2 saja secara hitungan matematika kubikasi dan kualitasnya tidak perlu dibicarakan lagi, kami yang mewakili karawang utara davil 2 dan 3 meminta secepatnya dalam waktu tidak terlalu lama, bila perlu anggaran yang belum dikeluarkan masukan, kita ada dewan propinsi, dewan DPRI yang mewakili Purwakarta, Bekasi, Karawang, satu titik di sini satu titik disana saya rasa selesai, tinggal menyamakan persepsi legislatif dan pelaksana Pupr,saya prihatin Tonggak sejarah proklamasi ada di Rengasdengklok tegasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *