Keluarga Besar Muhammadiyah Jabar Antisipasi Eksekusi Panti Asuhan Dalam Sengketa Lahan

 

Jakarta,Porosnusantara.co.id

Dalam proses sengketa lahan panti asuhan Muhammadiyah sempat dimenangkan Muhammadiyah dari tingkat pengadilan pertama hingga Mahkamah Agung (MA). Namun, penggugat M melakukan peninjauan kembali di tingkat MA dan akhirnya hakim memgabulkan permohonan tersebut.

Muhammadiyah pun kembali mengajukan gugatan di MA dan saat ini masih dalam proses sidang. Mereka pun sempat melaporkan terkait dugaan keterangan palsu dalam dokumen proses jual beli ke Polda Jabar, namun dihentikan karena tidak cukup bukti.

Tiba-tiba Dra. Mira Widyantini, M.Sc mengajukan Peninjauan Kembali dan anehnya Majelis Hakim MA memenangkan PK itu. Anak-anak Panti harus hengkang. Akan tetapi Petapan Eksekusi dinilai cacat hukum sehingga Muhammadiyah mengajukan perlawanan. Saat ini masih berjalan di tingkat Kasasi.

Muhammadiyah melaporkan ke Polisi atas dugaan pemalsuan surat. Dihentikan karena kurang bukti. Muhammadiyah sedang menyiapkan bukti-bukti lanjutan yang diperlukan dengan kemungkinan pelaporan baru. Eksekusi justru akan segera dilakukan oleh PN Bandung untuk proses yang sebenarnya belum tuntas.

Pemaksaan dipastikan akan menimbulkan reaksi keras. Fakta yang terkuak adalah bahwa jual beli antara Dra. Mira Widyatini, MSc dengan H. Salim Rasyidi yang telah uzur adalah berisi keterangan palsu.

Sementara itu, informasi yang diperoleh dari Wakil Ketua PW Muhammadiyah Rizal Fadillah menyebutkan, bahwa pihaknya mendapatkan informasi bahwa eksekusi panti asuhan akan dilaksanakan hari ini, Jumat (1/4/2022).

Oleh karena itu, pihaknya bersama seluruh organisasi di bawah naungan Muhammadiyah melakukan penjagaan panti asuhan.

“Satu hari sebelum Ramadhan berkumpul silaturahmi, kedua kaitan ada agenda hari ini rapat koordinasi penunjang eksekusi jadi elemen-elemen yang mau mengeksekusi di jalan Mataram saat ini berkumpul di PN Bandung kita khawatir setelah itu langsung eksekusi bisa saja namanya serba mungkin kita waspada,” ujarnya saat ditemui di Panti Asuhan Muhammadiyah, Jalan Mataram, Jumat (1/4/2022).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *