“Sepanjang tol dari Lampung hingga Palembang, memang masih ada beberapa ruas dalam perbaikan. Kami mengupayakan semaksimal mungkin ruas-ruas tersebut mudah-mudahan akan diselesaikan pada 15 April 2020,” ujar Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Triono Junoasmono saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi V DPR RI, Kamis (7/4/2022).
Triono menambahkan ruas tol tersebut dilengkapi 21 buah rest area, terdiri dari tipe A sebanyak 17 dan 4 tipe B dengan berbagai fasilitas diantaranya area komersial untuk UMKM, toilet bersih, area parkir, SPBU, fasilitas ibadah, dan penataan taman. Kementerian PUPR juga melakukan antisipasi terjadinya peningkatan lalu lintas di jalan tol pada Idulfitri 2022 di Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan dan Kota Baru, berupa mengurai antrian pada GT Bakau Selatan dialihkan arus menuju GT Bakau Utara.

Di samping jalan tol, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Lampung juga memastikan kondisi jalan nasional dalam keadaan baik. Jalan Nasional Provinsi Lampung memiliki total panjang mencapai 1,292.25 km terdiri dari lintas timur 285.96 km, lintas tengah 323.14 km, lintas barat 312.89 km dan lintas penghubung 341.58 km.
Kepala BPJN Provinsi Lampung Rien Marlia mengatakan terdapat beberapa titik rawan kemacetan seperti di pasar, persimpangan, lampu merah Kota Agung, exit tol Gerbang Natar. Antisipasi yang dilakukan dengan berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

Ketua Tim Kunker Spesifik Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR beserta jajarannya yang telah berupaya memberikan layanan jalan dengan baik, baik itu jalan tol maupun non tol. Ia berpesan agar dapat disiapkan antisipasi lonjakan pengemudi baik di jalan maupun rest area.






