
AIWW merupakan forum internasional yang diselenggarakan secara rutin setiap tiga tahun sekali untuk melaporkan progres dan merumuskan implementasi kebijakan dalam memecahkan masalah keairan di Asia. AIWW ke-2 di Labuan Bajo mengundang para menteri, pakar dan praktisi dari beberapa negara, pemimpin lembaga publik dan perusahaan air, serta pembuat undang-undang atau legislator dari negara anggota Asia Assembly Water Council (AAWC) yang juga dihadiri Presiden Asia Water Council, Dr. Jae-hyeon Park dan Ki-Moon Ban, Sekretaris Jenderal PBB ke-8.
“Kita memiliki visi dan sama yaitu tersedianya kebutuhan air yang cukup dan berkelanjutan untuk semua. Untuk itu, Indonesia terus berupaya untuk mengelola pemanfaatan air secara berkelanjutan. Berbagai program telah dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut antara lain membangun 61 bendungan selama periode 2015-2025 untuk mengoptimalkan pemanfaatan air,” tutup Wapres Ma’ruf Amin.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menambahkan penyelesaian 61 bendungan akan meningkatkan air untuk sistem irigasi dari 11% menjadi 20%. Dengan suplai air terus menerus dari bendungan, intensitas tanam dapat ditingkatkan dari 2 kali setahun. Pada periode 2015 – 2019, Indonesia telah menyelesaikan seluas 1 juta hektar dan rehabilitasi 3 juta hektar.

“Pada periode 2020-2024 ini, Indonesia berkomitmen untuk terus membangun 500 ribu hektar area irigasi dan merehabilitasi 2 juta hektar jaringan irigasi. Pemerintah Indonesia juga terus berupaya mengoptimalkan layanan air dan sanitasi, di mana pada periode 2020-2024 ditargetkan memiliki akses 100% terhadap air minum yang aman dan 90% akses terhadap sanitasi yang layak,” tutur Airlangga Hartanto.
Turut hadir dalam acara di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo, dan Pejabat Tinggi Madya Kementerian PUPR, Pejabat Tinggi Pratama dan Kepala BBWS/BWS Ditjen Sumber Daya Air.






