Purwakarta, porosnusantara.co.id – Sebagai Negara agraris, Indonesia mengandalkan sektor pertanian sebagai salah satu mata pencaharian utama penduduk. Tak heran, subsektor tanaman pangan memiliki andil yang besar dalam perekonomian. Adapun salah satu komoditas yang memiliki peran strategis dalam industri pangan Indonesia adalah jagung.
Petani sangat antusias dengan adanya progam tanam jagung yang bekerjasama dengan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta terhadap Perhutani untuk melaksanakan kegiatan penanaman jagung pada lahan seluas 52 hektar.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Dr. Tatang Sopian mengatakan, bahwa lahan yang akan ditanam jagung dialokasikan di 2 Kecamatan yakni Kecamatan Campaka dan Kecamatan Cibatu. “Kegiatan ini merupakan binaan dari Yayasan Dewa Dewi Indonesia,” kata Tatang kepada wartawan saat di Kantor Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Jl. Surawinata No.30, Nagri Kaler, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (2/2/22).
Saat melakukan wawancara, Tatang menjelaskan pelaksanaan penanaman jagung pada lahan seluas 52 hektar tersebut akan direncanakan diakhir Februari atau awal Maret 2022. Bukan tanpa alasan kenapa di jadwalkan di bulan tersebut, dikarenakan lahan yang akan digunakan untuk menanam jagung sudah terlebih dahulu digunakan oleh para petani setempat untuk jenis padi gogo, dan akan terus di kembangkan, ujar Tatang.
“Kawasan hutan produksi dikelola oleh petani merupakan milik Perum Perhutani. Kita kerjasama dengan Perhutani, dimana Perhutani punya program membina masyarakat tani, namanya Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), jadi kelompok masyarakat kita mempunyai kelompok-kelompok tani, jadi kita sama-sama memanfaatkan lahan yang ada di kawasan itu.”






