“Selain jalan tol dan jalan nasional, Kementerian PUPR juga telah memberikan perhatian pada peningkatan layanan pengguna jalan tol di rest area dengan meningkatkan berbagai fasilitas diantaranya area komersial untuk UMKM, toilet bersih, prasarana yang ramah disabilitas, fasilitas ibadah, dan penataan taman,” ucap Wamen Wempi.

Secara rinci, dukungan lain yang diberikan Kementerian PUPR untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 antara lain peningkatan layanan transaksi dengan mobile reader, mobile top up, dan penjualan kartu perdana uang elektronik pada gerbang tol dengan kepadatan lalu lintas tinggi, penyediaan fasilitas pada ruas jalan yang dilalui arus mudik dan arus balik di jalan tol maupun jalan nasional berupa 37 toilet kabin, 26 unit mobil tangki air, 10 bis toilet, 20 unit vacum tinja, dan 34 hidran umum, Tim Tanggap Bencana untuk mengantisipasi kondisi darurat pada titik-titik rawan bencana, serta Posko Siaga Sapta Taruna yang tersebar di jaringan jalan nasional di seluruh Indonesia

“Protokol kesehatan yang ketat diterapkan di seluruh TIP untuk pencegahan Covid-19. Dilakukan juga penghentian sementara untuk pelaksanaan pekerjaan yang bersifat mayor pada paket-paket pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan pada masa arus mudik/balik libur Natal 2021 dan Tahun baru 2022 agar tidak menimbulkan hambatan yang dapat menyebabkan kemacetan lalu lintas,” tutur Wamen Wempi.

Kementerian PUPR juga bekerja sama dengan BPH Migas untuk menyediakan kebutuhan BBM pada TIP tipe B melalui BBM modular, serta berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kementerian Perhubungan untuk melarang dan mengeluarkan dari jalan tol bagi kendaraan angkutan barang saat pelaksanaan pelayanan lalu lintas pada masa libur natal dan tahun baru. (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)






