Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong Di Rengasdengklok, Saksi Bisu Perjuangan Bangsa Indonesia

  • Bagikan

Karawang. porosnusantara.co.id – Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong merupakan saksi bisu sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Jika pada saat itu, pernah di singgahi proklamator IR.Sukarno dan Hatta di bawah dari Menteng, Jakarta Pusat, ke Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menginap dua malam di rumah Djiauw Kie Siong.

Dijelaskan, ibu yanto mengatakan, sejak di bangun pada 1920 tahun, dan waktu dahulu di pinggir kali Citarum karena mengalami banjir pada tahun 1957 lalu di pindahkan ke tempat ini.

BACA JUGA  Panwaslu Kec.Pangkalan Kuras Tertibkan Baliho CALEG dan Parpol

” Kalau dulunya mah di pinggir kali tahun 57, di pindahkan karena banjir” kata cucu Djiauw Kie Siong, ibu yanto kepada awak media, Sabtu (27/11/2021).

Waktu itu, Sukarno-Hatta di culik untuk di amankan oleh pasukan pemuda peta, dan di bawa ke sini, di tugu Rengasdengklok, untuk rapat naskah proklamasi.

“Pengamanan lah istilahnya pak Sukarno Hatta di culik sama golongan muda, PETA Pembela Tanah Air di tugu Rengasdengklok diamankan dirumah Djiauw Kie Siong ini “, ucapnya ibu yanto.

BACA JUGA  PT. Sains Solusi Global “Enter Indonesia “ Berikan Santunan Anak Yatim

Ditempat yang sama, Agus Kepala Biro Karawang dari media porosnusantara.co.id. mengatakan, Djiauw Kie Siong adalah merupakan keturunan tionghoa, namun kondisi rumah ini, sudah satu abad lebih, akan tetapi masih tetap terjaga dan terawat, di antaranya, dinding terbuat dari kayu jati, tiang, langit-langit yang terbuat dari anyaman bambu, dan genting masih tetap asli. Walau pun, yang sudah diganti adalah bambu buat atap dan ubin lantai teras depan.

BACA JUGA  Peran aktif Kemenristekdikti dalam Thematic Forum on Silk Road of Innovation: The 2nd Belt and Road Forum for International Cooperation

“Rumah ini, sudah satu abad lebih, akan tapi masih tetap terawat dan asli”, kata Agus Kabiro Karawang.

Masih asli walau pun ada sedikit perbaikan, akan tetapi tidak mengurangi rumah sejarah dari Djiauw Kie Siong”,tutupnya.

(Carim).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *