Pringati 7 Hari Kepergian Vanessa Angel Keluarga Gelar Takziah Dan Doa Bersam

 
 

Kemarin hati kami menjadi terdinding, sehingga tidak dapat menembus cakrawala keyakinan tentang kewalianmu, kewalian seorang Vanessa Angel dalam pentas hiburan jagad raya. Bahkan kemarin hati kami buta, dalam membaca rintihan setiap kata,
yang keluar dari bibir mungilmu, yang merupakan jalan untuk menginsyafi keagungan Tuhan.

Adikku Vanessa
Tujuh hari telah berlalu – tapi rasanya masih biasa seperti dulu, Foto-fotomu masih tersusun rapi di dinding-dinding kamar para pengagummu,
Masih terpaku mati dalam bilik-bilik hati mereka.
Bahkan sampai hari ini mereka setiap waktu masih penasaran mengikuti berita-berita tentangmu.

 

Tujuh hari telah terlewati, laksana perginya embun pagi yang bercumbu dengan cahaya mentari
Hujan dan panas, siang dan malam, tak dapat menghenti langkah setiap mereka yang datang,
banyak wajah gersang manusia bukan hanya sekadar menjenguk pusara dan mendoakanmu,
Kami yakin mereka tak setulus dan sepolos engkau, dalam bermain akting di pentas sandiwara dunia nyata.

Tujuh hari telah berganti,
sementara angin masih setia menebarkan bau lembut bakarat khas keringatmu,
yang menempel di bahu kemeja yang tergantung
di sudut bilik perpustakaan – tempatku merangkai sejumlah kata
yang setidaknya pantas sebagai bekal untukmu.

Adikku Vanessa Angel
Aku masih sangat hafal nyanyian itu sayaaaanngg…
Nyanyian yang indah bercampur malu dan manja,
Engkau dengdangkan dengan sendu – penuh harap gembira,
Agar aku selalu mengatakan iya ya ya ya, iyaaa sayaaangggg….

Vanessa Angel yang kami cintai, maafkanlah kekerdilan kami,
Kekerdilan yang masih terus kami pertontonkan di mata dunia sampai hari ini,
Kekerdilan dalam membacamu, buta makrifat kepadamu, Tabir tertutup di depan kasyaf cintamu.

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *