Merauke. porosnusantara.co.id – Perubahan cuaca ekstrem khususnya di wilayah Merauke akhir-akhir ini dan sebagai tindakan antisipasi menghadapi banjir dampak La Nina membuat Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XI Merauke membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bencana yang pada kesempatan hari ini telah dilaksanakan Apel Gelar Satgas Bencana yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mako Lantamal XI Merauke, Jalan Noari Kabupaten Merauke, Selasa (23/11/2021).
Danlantamal XI Merauke Brigjen TNI (Mar) Edy Prakoso, S.E., selaku Komandan Satgas Bencana dalam hal ini diwakilkan oleh Wadan Lantamal XI Kolonel Laut (P) Hari Widjajanto, M.M., memimpin Apel Gelar Satgas Bencana tersebut dimana kegiatan ini melibatkan instansi terkait dan satuan samping serta pemerintah daerah guna bekerjasama dalam penanggulangan bencana di wilayah Merauke.
Apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan seluruh personel dan kelengkapan sarana prasarana pendukungnya, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dan masyarakat yang turut berperan aktif dalam rangka kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam.
Dalam sambutan Danlantamal XI yang dibacakan Wadan Lantamal XI menyampaikan sebagaimana kita ketahui bersama bahwa curah hujan yang meningkat akhir-akhir ini di wilayah Kabupaten Merauke dan sekitarnya untuk mengantisipasi terjadinya bencana di tahun 2021, Lantamal XI telah membentuk satgas penanggulangan bencana yang bermarkas di Mako Lantamal XI dengan menyiagakan 45 Personel, 2 Unit Perahu Karet, 3 Unit Truk, 4 Unit Tenda Pleton dan 2 Unit Mobil Ambulance.
Sebagaimana telah tertuang dalam Amanat UU RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang salah satu dari tugas TNI adalah membantu Pemerintah dalam Penanggulangan Bencana, hal ini diaplikasikan oleh TNI AL dalam hal ini Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M., dengan memerintahkan seluruh jajaran TNI AL untuk terus bersinergi dengan seluruh Instansi dan pemerintah daerah untuk wajib membantu mengatasi kesulitan-kesulitan masyarakat sekeliling termasuk dalam penanggulangan bencana di setiap wilayah kerja TNI AL di seluruh Indonesia.






