Danjen Kopassus Meninjau Monumen Pisau Komando Di Puncak Gunung Lalana Bogor

Dan yang kedua adalah Goa Tirtasena merupakan goa type vertikal dengan kedalam sekitar 90 meter memiliki dua pits dengan lubang goa bervariatif serta memiliki ornamen dan biota yang masih produktif, pada dasar goa memiliki dasar yang menyempit dan terdapat sumber air yang cukup lebar dan dalam. Selain itu juga ditemukan berbagai jenis flora dan fauna serta berbagai bentuk artefak yang kemungkinan besar merupakan peninggalan dari Kerajaan Taruma Negara yang luput dari catatan sejarah.

Di areal Gunung Lalana dibangun pos penjagaan sebagai awal akses pintu masuk menuju puncak Gunung Lalana, pos ini dibangun untuk mempermudah pengecekan bagi siapa saja yang berkunjung ke Gunung Lalana, serta sebagai tempat istirahat tim jaga dipuncak Gunung Lalana.

Diharapkan kedepan puncak Lalana dapat dijadikan sebagai tempat objek wisata dan cagar budaya guna memelihara kearifan lokal Nusantara. (Kapen Kopassus Letkol Inf Achmad Munir ).

DWI

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *