oleh

PUTRI DAERAH MALUKU GO INTERNASIONAL MELALUI INDUSTRI KREATIF KAIN TENUN DAN SISIK IKAN

PUTRI DAERAH MALUKU GO INTERNASIONAL MELALUI INDUSTRI KREATIF KAIN TENUN DAN SISIK IKAN

Jakarta, porosnusantara.co.id
Mama Thea dengan sebutan atau panggilan nya yang nama aslinya”THEODORA MATRUTTY” yang berasal dari kabupaten kepulauan Tanimbar (KKT), provinsi Maluku Indonesia
Putri seorang politisi pensiunan Dosen fakultas perikanan dan ilmu kelautan universitas Pattimura Ambon.

Mama Thea kreatif membuat kain tenun dan sisik ikan, atau tenun Tanimbar di padu dengan aksesoris sisik ikan,

Sejak awal kiprah nya mengenal kan sisik ikan menjadi suatu karya yang dinamis penuh kreatifitas sehingga membawa dirinya melalang buana keberbagai daerah di Indonesia hingga ke luar negeri.

Maka di ajang NYIFW di tengah pandemi COViD – 19 ini tidak akan pernah menyurut semangatnya untuk tetap berkreasi kain tenun ikat Tanimbar dan aksesoris sisik ikan.

De lima untuk ke empat kali nya tampil dalam ajang internasional fashion show di New York negeri Paman Sam

Tiga kali pada fashion and Art Week dan kali ke empat, namun yang pertama untuk New York.
Indonesia fashion week ( NYIFW) yang dilakonkan oleh founder NYIFW Vanny Tousignant Pattiasina, bekerja sama dengan konsulan jendral Republik Indonesia ( KJRI).

Pada 10 September 2021 lalu Mama Thea sukses menampilkan buah karyanya di momen NYIFW bersama 4 designer nasional lainnya.
Ia menulis salah satu karya nya, Tenun Tanimbar adalah motif yang bercerita menoreh sejarah untuk generasi penerus berwarna warni.
Permainan warna yang dinamis menambah kekhasan atau ciri khas Tanimbar, serta terinspirasi oleh ke arifan lokal dan alam daerah Maluku yang kaya akan sumber daya laut seperti perikanan dan kerang kerangan.

Sangat mengagumkan sekali putri atau perempuan kabupaten kepulauan Tanimbar (KKT) ini bisa tembus fashion internasional, dan bisa tembus sampai empat kali demi dan untuk negeri tercinta Indonesia.

( Jerry Patty )

BACA JUGA  Satu Prajurit TNI gugur, korban penyerangan massa demo Aliansi mahasiswa Papua

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini