Walaupun tidak dilakukan otopsi, pihak rumah sakit tetap melakukan tugasnya sesuai Protap COVID-19 sebelum pemakaman, karena kematian almarhum Sdr. Ridin tidak jelas penyebabnya, demi antisipasi ada penyakit virus corona.
Menurut sumber saksi mata, almarhum sering terlihat pergi ke pinggir kali Serayu sebelum memulai melakukan pekerjaannya untuk BAB.
Ada kemungkinan si korban bisa saja terpeleset atau yang lain yang bisa menyebabkan almarhum hanyut di sungai tersebut. Kebetulan tempat tersebut airnya cukup dalam dan sangat berbahaya bagi siapapun yang berenang di tempat tersebut, korban meninggalkan seorang istri dan belum mempunyai keturunan.
(Sri Handoyo*)






