Adapun petugas yang disiapkan untuk kegiatan lapangan terdiri dari 3 orang seka teruna, 1 prajuru adat, 1 pecalang dan dari kelihan dinas.
“Upaya pencegahan Covid 19 ini juga kita jalin kerjasama dengan Satgas Gotong Royong pencegahan Covid 19 Desa Adat,” tambahnya.
Dirinya menegaskan, untuk memutus rantai penyebaran virus corona, diterapkan aturab pelarangan menerima tamu dan pekerja pendatang sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
Pasalnya, Banjar Adat ini merupakan daerah industri yang tidak lepas dari keluar masuknya tamu ataupun pekerja pendatang. Selain itu, dilakukan pula penutupan sementara beji Sengara untuk umum.
Adapun bantuan paket sembako yang dibagikan secara bergiliran di Balai Banjar Tegal, sejak pagi hingga siang ini berupa beras sebanyak 5,5 Kwintal, 110 Liter Minyak Goreng, 1100 Butir Telur dan 1100 Bungkus Mie.
(*/Amperawati).






