Pemko Sawahlunto Ajak Perusahaan/Swasta Terlibat Memperhatikan Anak dan Segera Bentuk APSAI

“Yang jelas, adik – adik di FAKA ini sudah berani bertanya dan menyampaikan usulan ini sudah luar biasa, sangat kita apresiasi. Usulan FAKA ini pun sedikit banyak pasti berpengaruh pada kebijakan Pemko,” kata Walikota Deri Asta.

Tentang APSAI ini, dilaporkan oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PMD – PPA) Dedi Syahendry, merupakan lembaga independen yang menjembatani perusahaan – perusahaan dalam membantu dan memenuhi hak – hak anak.

APSAI akan mendampingi, membantu, serta memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memiliki kebijakan, program maupun produk yang layak anak.

“Keberadaan APSAI di suatu kota ini membantu pula dalam meningkatkan poin dalam penilaian Kota Layak Anak (KLA). Sehingga, jika kita berhasil membentuk APSAI di Sawahlunto, selain manfaat untuk anak – anak kita berharap turut mendorong Sawahlunto memperoleh Kota Layak Anak dengan predikat utama,” tutur Dedi Syahendry, yang dalam mendampingi audiensi FAKA ini bersama Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos PMD – PPA, Silvi Andriani.

Sementara, anak – anak FAKA yang mendapat kesempatan beraudiensi dengan Walikota tersebut mengaku sangat senang dan bangga.

Mereka juga berharap agar momen diskusi dengan Walikota dapat kembali diulangi sehingga lebih banyak saran yang bisa diusulkan dan komunikasi antar pimpinan Pemko dengan anak juga lebih akrab terjalin.

Ketua FAKA Sawahlunto, Ilham Ronaldi menyebutkan bahwa dirinya bersama teman – teman terkesan Walikota Deri Asta sangat ramah dan menerima semua pertanyaan serta usulan yang diajukan dengan baik.

“Senang ya, pak Walikota memperhatikan dengan antusias apa – apa yang kami sampaikan. Padahal kan kami terkadang bahasa penyampaiannya masih kurang tersusun rapi, tapi beliau cepat langsung bisa memahami maksud pembicaraan kami. Besar harapan kami agar pertemuan anak – anak dengan pak Walikota bisa lebih ditingkatkan intensitasnya,” ujar Ilham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *