Bupati Isaias Resmikan SPAM di Kampung Makimi, Warga Bersuka Cita

  • Bagikan

Porosnusantara.co.id – Bupati Nabire, Isaias Douw, S. Sos., MAP meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kampung Makimi, Distrik Makimi, belum lama ini.

Peresmian SPAM dilangsungkan di jalan utama Kampung Makimi, depan gereja Jemaat Syaloom Makimi dan dihadiri oleh oleh sejumlah pejabat eselon II dan Eselon III di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Nabire serta seluruh masyarakat kampung Makimi.

Dalam sambutannya, Bupati Isaias berpesan agar warga dapat menjaga dan merawat air bersih ini agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

BACA JUGA  KombesPol Hengki heriyadi SIk, MH : Tidak ada tempat untuk aksi premanisme di Jakarta barat.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar manusia. Karena itu kami perhatikan. Kampung ini sudah lama tidak ada air bersih. Sekarang air sudah mengalir di setiap rumah. Saya minta jaga dan rawat. Jangan tebang pohon dan dulang di sekitar mata air,” pesan Isaias.

Kepala Dinas PUPR Kab.Nabire, M. Oto Riskandar, ST, M.Si bersama Kepala Bidang Cipta Karya, Matilda Mose, S.Sos menjelaskan, air bersih di kampung Makimi bersumber dari mata air gunung yang ditarik sepanjang 12 KM lebih.

BACA JUGA  PC Perempuan Bangsa Way Kanan Bersama PAC Perempuan Bangsa Kecamatan Rebang Tangkas Dan Pakuon Ratu Giat Berbagi Takjil Dilanjut Panen Klompok Wanita Tani Binaan Perempuan Bangsa

“Atas perintah Bupati, kami kerjakan air bersih di kampung Makimi. Bupati melihat warga di sana kesulitan air bersih. Awalnya direncanakan pipa ditarik sepanjang 11 KM tetapi berubah menjadi 12 KM tanpa mengubah anggaran, “katanya.

Dijelaskan Pak Oto dan Ibu Ida, sebanyak 50 rumah dan fasilitas umum telah dialiri air bersih. Tinggal sisa 36 rumah. Oleh karena itu, kami sudah minta kepada kepala kampung untuk selesaikan sisanya dari dana kampung.

BACA JUGA  Kementan Lakukan Serangkaian Langkah Taktis dan Strategis Amankan Pasokan Cabai

Wakil dari warga Kampung Makimi menyampaikan apresiasi atas proyek air bersih ini. “Kami tidak akan lagi menggunakan air merah. Terima kasih air bersih sudah masuk,” kata salah satu warga di sana.

(RKpapua)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *