“Ada orang yang berpikir yang penting aku kerja baik, yang penting aku kerja dikantor sesuai aturan dari jam 7 sampai jam 5 sore dan orang-orang seperti ini ya namanya hanya menikmati tanggung jawab tapi sebenarnya tidak melakukan kewajiban karena kehidupan tidak berhenti sama seperti umur ,” tutur Syahrul.
Syahrul mengatakan juga jika kemajuan itu harus dibangun dengan semangat, kemauan, tekat dan itu biasanya akan menorehkan prestasi. Syahrul juga menyampaikan 5 petunjuk yang bisa kita lakukan sehingga ada kemajuan dari kinerja para aparatur yakni memiliki arah kerja yang tegas serta target apa yang akan dicapai.
“Oleh karena itu, Pak Sekjen, para kepala badan, para kepala biro serta seluruh eselon 2 tunjukkan kemana, apa target kita karena jika tidak ada arah maka semua araha akan menjadi tujuan dam hasil tidak maksimal,” sebutnya.
Selanjutnya, Syahrul menambahkan aparatur harus memiliki pembagian tugas yang merata dan sesuai bidangnya, mengerjakan tugas dengan efektif dan efesien serta harmonisasi dari hati untuk bekerja selalu dipelihara.
“ yang paling penting adalah kita harus disiplin dalam bekerja dimana tanggung jawab apa yang dipegang dilaksanakan , kapan harus dicapai itu menjadi bagian-bagian untuk mencapai yang namanya akuntabilitas publik ,” ucap Syahrul.
Diakhir sambutannya, Mentan mengharapkan jika kedepannya pertanian terus menerus memberikan peningkatan kualitas dalam kinerjanya.
“Mari kita berikan pelayanan yang prima, peningkatan kinerja pelayanan, dan bekerja sama membentuk jejaring kerja agar program pembangunan pertanian kedepan dapat dilaksanakan sesuai tujuan yang diharapkan,” tegasnya. (Zeffan)






