Kemenkop dan UKM Dorong UKM Bermitra Dengan Usaha Besar Melalui Trading House

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Memberikan Pengarahan dan Menyerahkan Piagam Penghargaan pada acara “Peningkatan Peran KSP/KSPPS dalam Pembiayaan UMKM” di Jakarta, Kamis (28/11/2019). Hadir dalam acara tersebut perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Hendri Tanjung, Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Ririn Kadariyah dan Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati.

Teten mengatakan peningkatan daya saing dapat dicapai salah satunya melalui pembiayaan. Saat ini pelaku UKM perlu pembiayaan lebih masif. Ia mengharapkan kerja sama KSP/KSPPS menjadi mitra strategis untuk pembiayaan bagi pelaku UKM.

KSP/KSPPS dan USP/USPPS Koperasi sampai dengan November 2019 terdapat 20.852 unit KSP/KSPPS atau 15,09% dan 51.081 Unit Simpan Pinjam (USP) Koperasi atau  38,98% dari jumlah koperasi nasional (138.140 unit), serta diantaranya 4.648 KSPPS/USPPS Koperasi.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati dalam acara tersebut mengatakan pembiayaan UMi melalui KSP/KSPPS bersinergi dengan PIP/BLU Kementerian Keuangan dan PT. BAV sebagai penyalur ultra mikro.

Realisasi pembiayaan UMi sampai November 2019, 36 unit melalui KSP/USP dan KSPPS/USPPS Koperasi, di 10 Provinsi/DI dengan nilai Rp 1,1 triliun dan disalurkan kepada 315.690 anggota.

Sementara itu, realisasi pendayagunaan wakaf uang melalui KSPPS/USPPS Koperasi sampai dengan November 2019 sebanyak 154 KSPPS/USPPS Koperasi (sebagai nazhir wakaf)  di 11 Provinsi/DI dengan nilai penghimpunan Rp28,5 Milyar. (Mr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *